Tentu, mari kita buat artikel tentang pembuatan buku di CorelDRAW.
Membuat Buku di CorelDRAW: Lebih dari Sekadar Desain Halaman
CorelDRAW memang dikenal sebagai aplikasi desain grafis vektor yang mumpuni untuk membuat logo, brosur, atau ilustrasi. Namun, tahukah Anda bahwa CorelDRAW juga bisa menjadi alat yang sangat efektif untuk mendesain tata letak buku, mulai dari sampul (cover) hingga isi (layout halaman)?
Membuat buku di CorelDRAW tidak hanya tentang meletakkan teks dan gambar. Ini melibatkan pemahaman tentang hierarki visual, konsistensi desain, dan persiapan file untuk cetak. Mari kita bahas langkah-langkahnya:
1. Perencanaan dan Persiapan Awal
Sebelum Anda membuka CorelDRAW, perencanaan adalah kuncinya:
- Tentukan Ukuran Buku (Trim Size): Ini adalah ukuran final buku setelah dipotong. Contoh: A5 (14,8 x 21 cm), B5 (17,6 x 25 cm), atau ukuran kustom. Ukuran ini akan menjadi dasar pengaturan dokumen Anda.
- Jumlah Halaman: Perkirakan total halaman buku Anda (termasuk halaman kosong, halaman judul, daftar isi, dll.). Jumlah halaman biasanya kelipatan empat untuk proses penjilidan.
- Jenis Kertas dan Penjilidan: Ini akan memengaruhi margin, bleed, dan layout halaman. Misalnya, buku jilid sempurna (perfect binding) membutuhkan margin dalam yang lebih besar.
- Siapkan Konten: Pastikan semua teks sudah difinalisasi, gambar-gambar sudah diedit dan disiapkan (resolusi tinggi untuk cetak, minimal 300 DPI), serta elemen grafis lainnya sudah tersedia.
- Buat Sketsa Kasar (Thumbnail Sketch) atau Wireframe: Visualisasikan tata letak halaman Anda. Di mana gambar akan diletakkan? Bagaimana aliran teksnya?
2. Mengatur Dokumen di CorelDRAW
Langkah ini penting untuk memastikan hasil cetak yang akurat:
- Buat Dokumen Baru: Buka CorelDRAW, lalu klik File > New (Ctrl+N).
- Atur Ukuran Halaman: Masukkan dimensi Trim Size buku Anda. Pastikan satuan ukuran sudah benar (mm atau cm).
- Mode Warna: Untuk cetak, selalu gunakan CMYK.
- Orientasi: Tentukan apakah buku Anda potret (vertical) atau lanskap (horizontal).
- Number of Pages: Masukkan jumlah halaman yang sudah Anda perkirakan. CorelDRAW akan membuat halaman-halaman tersebut secara otomatis.
- Page Layout (untuk buku):
- Klik Layout > Page Layout.
- Pilih Book di bagian Layout Type. Ini akan membantu CorelDRAW mengelola halaman kiri dan kanan (odd/even pages).
- Klik OK.
3. Mengatur Margin, Bleed, dan Kolom
Pengaturan ini krusial untuk memastikan desain Anda aman dari pemotongan dan terlihat rapi:
- Margin (Batas Aman Teks):
- Klik Layout > Page Setup.
- Pilih tab Layout, lalu di bagian Margins, masukkan nilai margin untuk Top, Bottom, Left, dan Right.
- Penting: Untuk buku, margin Left (inside) pada halaman ganjil akan menjadi margin Right (inside) pada halaman genap (area punggung buku/gutter). Beri margin dalam yang lebih besar agar teks tidak masuk ke lipatan.
- Aktifkan Guides (rulers) dengan menekan Ctrl+R, lalu tarik garis bantu dari rulers untuk menandai batas margin.
- Bleed (Area Potong Lebih):
- Bleed adalah area di luar trim size yang akan dipotong. Ini memastikan tidak ada garis putih yang muncul jika ada sedikit pergeseran saat pemotongan.
- Klik Layout > Page Setup.
- Pilih tab Document. Di bagian Bleed, masukkan nilai bleed (umumnya 3mm atau 0.125 inci).
- Aktifkan Show bleed area di View > Page > Show Bleed Area.
- Kolom (Opsional): Jika Anda ingin teks terbagi dalam beberapa kolom, gunakan Layout > Page Layout > Columns atau tarik garis bantu dari rulers untuk membuat panduan kolom.
4. Mendesain Tata Letak Halaman (Isi Buku)
Ini adalah bagian paling intensif secara desain:
- Page Background (Master Page): Untuk elemen yang berulang di setiap halaman (nomor halaman, header/footer, logo kecil), gunakan Master Page. Klik kanan pada tab halaman, lalu pilih Go to Master Page. Desain di sini akan muncul di semua halaman.
- Frame Teks (Text Frames):
- Gunakan Text Tool (F8). Klik dan tarik untuk membuat kotak teks.
- Masukkan teks ke dalam kotak. Anda bisa copy-paste dari dokumen lain (misalnya Word).
- Hubungkan Kotak Teks: Jika teks melebihi satu kotak, klik tanda panah merah di bagian bawah kotak teks, lalu klik di kotak teks kosong berikutnya untuk menghubungkannya. Teks akan mengalir secara otomatis.
- Tipografi:
- Pilih font yang mudah dibaca untuk isi buku (misalnya, serif untuk teks panjang seperti Garamond, Times New Roman, atau sans-serif seperti Open Sans, Lato).
- Atur ukuran font yang nyaman dibaca (biasanya 10-12pt untuk isi).
- Atur line spacing (leading) yang proporsional untuk kenyamanan mata.
- Gunakan Paragraph Text bukan Artistic Text untuk isi buku.
- Memasukkan Gambar:
- File > Import (Ctrl+I): Masukkan gambar ke dokumen Anda.
- PowerClip: Untuk memasukkan gambar ke dalam bentuk tertentu (misalnya, kotak, lingkaran), klik kanan pada gambar > PowerClip Inside > klik pada bentuk target. Ini memastikan gambar tidak keluar dari area yang ditentukan.
- Wrap Text (Teks Mengelilingi Gambar): Pilih gambar, lalu di Property Bar, pilih opsi Text Wrap untuk mengatur bagaimana teks akan mengelilingi gambar.
- Nomor Halaman (Page Numbers):
- Di Master Page, gunakan Text Tool untuk membuat kotak teks.
- Klik Layout > Insert Page Number > On All Pages (atau Left/Right Pages sesuai kebutuhan).
- Atur posisi, font, dan ukuran nomor halaman.
5. Mendesain Sampul Buku (Cover)
Sampul adalah "wajah" buku Anda, jadi berikan perhatian khusus:
- Dimensi Sampul: Hitung dimensi total sampul (depan + punggung + belakang + bleed). Lebar punggung buku (spine) tergantung pada jumlah halaman dan ketebalan kertas. Cari kalkulator spine online atau tanyakan ke percetakan.
- Desain Visual:
- Gunakan gambar beresolusi tinggi.
- Pilih tipografi yang menarik dan mudah dibaca untuk judul dan nama penulis.
- Pastikan ada kontras yang baik antara teks dan latar belakang.
- Sertakan elemen penting seperti judul, subjudul, nama penulis, logo penerbit (di bagian belakang), dan ISBN.
- Template: Jika memungkinkan, minta template sampul dari percetakan Anda. Ini akan sangat membantu dalam menentukan bleed, trim, dan area punggung.
6. Persiapan Final untuk Cetak (Prepress)
Ini adalah langkah paling penting sebelum mengirim file ke percetakan:
- Periksa Kembali Semua Halaman:
- Pastikan tidak ada typo.
- Cek semua gambar sudah masuk dan resolusinya cukup.
- Pastikan semua teks berada dalam batas margin aman.
- Periksa penomoran halaman.
- Convert All Text to Curves (Ctrl+Q): Ini WAJIB! Pilih semua objek teks di setiap halaman (atau gunakan Find and Replace > Find Object > Text), lalu ubah menjadi kurva. Ini mencegah masalah font hilang atau berubah saat dibuka di komputer percetakan yang mungkin tidak memiliki font yang sama.
- Preflight Check: CorelDRAW memiliki fitur Preflight (File > Preflight) yang dapat membantu Anda mengidentifikasi potensi masalah cetak (misalnya, objek RGB, font yang tidak dikonversi).
- Output ke PDF:
- Ini adalah format paling umum untuk cetak.
- Klik File > Publish to PDF (Ctrl+E).
- Pilih Prepress dari PDF preset yang tersedia untuk pengaturan cetak optimal.
- Pastikan pengaturan Bleed sudah benar.
- Pastikan Color Mode adalah CMYK.
- Verifikasi pengaturan Objects (compress, downsample bitmap).
- Verifikasi pengaturan Prepress (crop marks, bleed marks, registration marks).
- Klik Save.
Mendesain buku di CorelDRAW memang membutuhkan ketelitian dan pemahaman tentang prinsip-prinsip cetak. Namun, dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menciptakan desain buku yang profesional dan siap cetak. Selamat berkreasi!
gambar di atas adalah contoh dari pembuatan cover buku di coreldraw

Tidak ada komentar:
Posting Komentar